Rajena tiba di rumahnya pada pukul delapan malam. Sengaja Rajena tidak mengambil lembur hari ini karena ia tahu bahwa luka di kaki Hayissa belum benar-benar sembuh. Rajena pun khawatir jika adiknya itu belum makan lagi, maka dari itu Rajena memilih untuk pulang lebih awal. Saat memasuki pekarangan rumahnya, Rajena bisa melihat Hayissa yang sedang duduk di teras sambil menengadahkan kepalanya menatap bintang-bintang yang bertaburan di langit gelap itu. "Hayi.." panggil Rajena. Dengan cepat Hayissa langsung menoleh ke sumber suara. Di sana sudah ada sang kakak yang berdiri dengan satu kantong plastik besar di tangannya. "Lho, Abang kapan sampai?" tanya Hayissa yang tadinya tak menyadari kehadiran Rajena. "Baru banget kok, sebelum Abang manggil kamu." "Oh, maaf ya aku gak dengar," ujar H

