Ikrar mereka berdua untuk membina rumah tangga bukan main-main, karena pada tahap berikutnya Rika diajak bertemu ke keluarga Zain untuk yang kesekian kalinya. Apalagi jika bukan karena Ibunda Zain yang sangat excited menyambut berita ini. Jika sang Ayah hanya memberikan wejangan layaknya seorang lelaki tangguh, beda halnya dengan Gita sang Kakak. Awalnya Zain merasa tidak enak jika harus melangkahi sang Kakak. Adat istiadatlah yang kerap kali membuat hal itu bertambah berat. Beruntung Gita adalah seorang yang sangat open minded, sehingga tidak sulit untuk membuat kakaknya tersebut untuk menerima pernikahan Zain dan Rika. Gita dan Rika juga sudah sangat akrab, selain karena mereka berdua adalah wanita dewasa dan ‘sialnya’ seumuran mereka juga mempunyai hobi yang sama yaitu menul

