BAB 22 Tragedi

1116 Kata

BAB 22 Tragedi Naya sedang menunggu Dita membereskan meja kasir ketika Fatih tiba-tiba mendapat telepon dari Mbak Lastri. Asisten rumah tangganya itu menyampaikan kabar mengejutkan. Fatih diminta untuk pulang karena tiba-tiba Bu Galuh pingsan. Tidak adanya sopir yang menginap di rumah besar keluarga Galuh, membuat wanita itu sedikit repot jika membutuhkan sopir saat malam tiba. Terlebih di saat genting yang tidak disangka-sangka. Untung saja, ada Fatih yang selalu siap siaga. “Ini darurat, Sayang. Kamu pulang bareng Dita aja nggak apa, kan? Kalian bisa pesan taksi. Oke?” ujar Fatih yang diliputi rasa khawatir. “Tapi Sayang, apa nggak sebaiknya aku ikut antar Umma ke rumah sakit?” Naya merayu suaminya yang terburu-buru pulang. “Nggak bisa, Sayang. Aku pasti buru-buru juga nyetirnya. Ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN