14. Bisnis Jualan Baju Online

1639 Kata

"Bercandanya nggak lucu,” ujarku menanggapi perkataan Mas Berni. Di saat wajahku sudah sangat serius seperti ini dan menunggu dengan tak sabar apa yang akan diusulkannya agar Bima tidak menggangguku lagi, tapi Mas Berni masih sempat-sempatnya melontarkan candaan padaku “Siapa juga yang bercanda,” balas Mas Berni. Aku tersenyum masam, tanda tidak tertarik dengan perkataan Mas Berni. Dia bisa saja berbicara dengan nada serius seperti itu, tapi tetap saja aku tidak percaya. Lama-lama Mas Berni dan Bima sama saja, senang sekali mengerjaiku. “Sudah sampai?” Terdengar suara dari belakang. Suara Mas Dirga yang tiba-tiba membuatku membatalkan tanggapanku pada ucapan Mas Berni tadi. Mas Dirga menggeliat sambil menguap. Aku menoleh ke belakang dan melihatnya masih memejamkan matanya, hanya tubuhny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN