Belenggu Iblis

1961 Kata

Iya, tidak ada yang bisa menghindar ketika Selasih sudah melontarkan rayuannya. Bahkan, tak perlu sampai merayu, melihat mata ularnya saja pria sudah akan bertekuk lutut padanya. Termasuk Firman sekarang, ia tak kuasa lagi menahan gejolak dalam darahnya. Hingga untuk yang pertama kalinya pemuda itu menyentuh seorang perempuan yang tidak ia cintai sama sekali. Pengalaman pertama bagi Firman tapi tidak bagi siluman ular kuning itu. Di siang hari yang terik keduanya sama-sama bertukar rasa. Kaki tangan Pangeran Satria tersebut masih tak mau mengeluarkan racun dalam bibirnya. Ia masih menahan diri, sebab perintah untuk membunuh anak ingusan itu belum turun dari sang tuan. “Lumayan juga, tak terlalu buruk,” ucap Selasih ketika mereka selesai berpetualang. Firman kelelahan meladeni hasrat silu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN