"Nduk sini deh..." Dewi mendekati bundanya yang kini sedang memasukkan wortel ke dalam sayur sop yang sedang di buatnya. Dewi sebenarnya masih sangat lelah. Tubuhnya masih begitu kaku karena kemarin berada di dalam pesawat lama. Dan sekarang pagi-pagi sekali sudah di bangunkan bundanya. Ada tamu istimewa, begitu kata sang bunda. Padahal tamu itulah yang membuat semalam Dewi tidak nyenyak tidur. "Apa bun?" "Kamu kenapa muram gitu? Lha wong mau ada calon suami ke sini kok." Dewi langsung menggelendot manja di lengan bundanya. "Bun.." "Apa? Manja gini biasanya sama ayah." Bundanya kini mencolek hidungnya tapi Dewi langsung memberengut karena hidungnya sekarang terkena noda tepung. "Bundaaa..." Dan bundanya tersenyum geli. "Kenapa? Kamu lagi jatuh cinta ya? Jatuh cinta itu sama ay

