-Flashback- Kembali pada siang hari sebelum keberangkatan Khafi kembali ke Jakarta malam harinya. Khafi yang sudah mengantongi alamat rumah yang ditempati oleh Rosemary dan Lovely meredam rasa gugupnya dengan bersenandung lirih sepanjang jalan. Sungguh, rasa ini jauh lebih mendebarkan daripada saat dia mencium bibir Malini untuk pertama kalinya selepas makan malam saat itu. Sesekali Khafi melirik seikat bunga yang sebelumnya dia beli, yang akan diberikan pada putrinya nanti. Membayangkannya saja membuat jantung Khafi terasa ingin lepas dari rongga dadanya. Dia belum berpengalaman untuk mendekati gadis kecil. Alih - alih membeli boneka atau mainan, dia hanya terpikirkan untuk memberikan satu ikat bunga mawar berwarna merah muda pada Lovely nantinya. Mobil yang dikendarainya kemudian men

