Part 65. Sayang

1746 Kata

Shiren dan Mitha siang itu berkunjung ke unit Malini, begitu mereka tahu bahwa Malini telah pulang dari Singapura. Kebetulan kemarin Mitha pun baru pulang dari Surabaya untuk menghadiri pernikahan sepupunya. Mitha saat itu bersemangat sekali untuk menemui Malini. Selalu seperti itu jika ada hal atau kejadian yang tidak sabar untuk dia ceritakan pada sahabatnya itu. Sementara Shiren terlihat suntuk sekali wajahnya. Malini yang saat itu membukakan pintu menjadi bingung harus memasang wajah seperti apa. Sebab kedua sahabatnya datang dengan aura yang berbeda. Mitha dengan senyuman yang cerah dan bahagia, sementara Shiren dengan wajah yang cenderung kusut dan seperti ingin menangis. Malini pun memutuskan untuk membiarkan saja kedua sahabatnya masuk dan mengambil tempat dimana mereka inginkan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN