"Nanti berangkat ke lokasi photo shoot bareng sama aku aja, ya?" Tawar Khafi pada Malini yang saat itu baru saja menghabiskan makan siangnya. Malini mencoba menolak dengan halus, karena memang sejak kemarin mengenai keberangkatannya ke lokasi sudah diatur oleh Shela. Shela sudah mengatakan padanya bahwa dia akan dijemput oleh Rio nantinya. "Maaf, saya dijemput Rio, Pak." "Lini…" suara berat milik Khafi terdengar protes akan penolakan Malini. "Ehm… Maaf. Aku dijemput sama Rio. Semuanya udah diatur sama Shela dari kemarin. Dia udah bikin timeline nya aku dijemput jam berapa, mulai make up jam berapa, sesi foto jam berapa. Sampai selesai. Termasuk masalah akomodasi dan transportasi menuju ke lokasi." Khafi mengangguk pelan, "Nggak masalah, itu bisa diatur kok. Kan yang penting kamu samp

