Audrey masih menatap lekat wajah Danu hingga ada hal lain yang di rasakan oleh lelaki yang tak kalah tampan dari Bima tersebut. Ada hawa panas yang Danu rasakan hingga membuat wajahnya memerah. “Kamu mau apa, Drey?” tanya Danu sekali lagi dengan nada yang semakin bergetak dari pertanyaan sebelumnya. “Aku mau..” Audrey membelai wajah Danu perlahan yang membuat bulu halus di sekitar kulit Danu berdiri, yang menandakan kalau lelaki itu mulai merinding. “Permisi Pak Danu, ini beberapa berkas yang anda inginkan tadi.” Seru Amelia begitu saja ketika ia sudah memasuki ruang kerja Bima tanpa mengetuk pintu. Bola mata sang Sekretaris langsung melotot begitu melihat adegan romantis yang sedang di pertontonkan oleh Danu dan Audrey. Karena terkejut Amelia langsung menutup wajahnya dengan beberapa h

