Bab 34

1092 Kata

Lima belas menit kemudian Karin dan Bima akhirnya sampai di sebuah restoran yang memang di pesan sebelumnya. Kebetulan Klien yang akan mereka temui belum datang jadi kedunya duduk di kursi yang sama sambil memesan beberapa minuman. Karin kembali mengeluarkan beberapa file untuk kembali cek karena siang ini adalah Klien terpentingnya dan sangat teliti untuk menentukan kontrak dengan beberapa perusahaan. “Santai sajalah, Rin.” Kata Bima yang melihat Karin begitu gelisah dan gugup. “Bagaimana aku bisa santai? Ini Klien penting dan biasanya Mas Wisnu yang menemuinya.” Jawab Karin yang masih sibuk membolak- balik kertas miliknya. Bima merasa sangat gemas melihat gadisnya terlihat sangat gugup, ia pun dengan sengaja menggenggam tangan Karin yang terasa dingin serta berkeringat. Lelaki itu pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN