Bab 35

1148 Kata

Tepat pukul enam lewat lima belas menit, Bima dan Karin pun makan malam di restoran yang berada di dalam hotel. Keduanya menikmati makan malam sambil memainkan ponsel masing- masing serta diiringi sebuah live musik. Sesekali Bima melirik Karin yang nampak senang menceritakan tentang kontrak kerjasamanya dengan Mas Wisnu. Entah kenapa sekilas Bima merasa Karin terlalu akrab dengan sosok Wisnu sang calon Kakak iparnya tersebut. Apakah mungkin Bima cemburu dengan kedekatan keduanya? namun perasaan itu Bima tepis karena bukankah hal itu baik karena tidak melewati batas? “Bima..” lirih Karin ragu sambil meletakkan ponselnya di atas meja setelah mengakhiri panggilan teleponnya dengan Wisnu. Bima yang mendengar namanya di panggil dengan senang hati menoleh sambil tersenyum. “Kata Mas Wisnu, dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN