tampa menunda lagi kerjasama dengan kantin bu Sopia mulai jalan. seratus bungkus nasi bungkus di kirim ke situ. apalagi sekarang Melody pakai motor matic yang di modifikasi. jadi barang semua taruh di belakang. jam 6 pagi Melody sudah sampai di rumah sakit. ia membagi dua nasi bungkus pada dua orang satpam di situ. tak lupa berkenalan biar akrab dan juga sopan santun yang muda pada yang tua.
" duh neng alhamdulillah. pagi pagi dapat rezeki. " pak Ujang mengucapkan sukur.
" alhamdulillah pak" sahut pak Yusuf juga.
" di makan ya pak. saya mau pamit dulu"
" iya neng. terimakasih banyak "
melody meluncur menuju proyek. bu Ratna istri pak umar sudah menata jualan.
"assalamu'alaikum bu"
" Walaikumsalam neng gelis. wah motor baru" kata bu Ratna senang.
" rezeki bu. di kasih orang baik" kata melody.
" neng... ini gorengan yang neng pesan. ibu bikin tiga ratus biji. bakwan, tempe Sama tahu isi"kata bu Ratna. menyodorkan tiga bok putih. " cabenya sudah ibu taruh di sampingnya. tiap kotak"
" oke bu. " Melody membuka tas kecil yang di sampir di bahunya. mengeluarkan tiga lembar duit merah"ini bu. ku bayar kes"
" alhamdulillah. terimakasih neng. semoga rezeki nya tambah berkah"
"aamiin" Melody mengangkat bok gorengan. lalu mengambil nasi bungkus yang sudah di pisah. kopi dan cup plastik.
Melody meluncur lagi ke rumah sakit. setelah itu baru ia ke sekolah mondial.
"alhamdulillah.terimakasih ya Allah. adanya motor ini sangat membantu ku" Melody sampai sebelum jam 7.sempat ia buka warung. banyak anak sekolah yang beli cilok dan bakso goreng nya.
" kak Melody kok lama nggak keliatan "
" kakak baru sembuh Mei. habis kecelakaan "jawab Melody.
" oh sekarang udah sehat ya kak"
" alhamdulillah Mei"
"kak.kami mau ciloknya. pedas kak" seru dua anak berseragam batik kotak kotak"
" ok Mei. di tunggu ya"
dengan penuh semangat Melody melayani pelanggan nya yang kebanyakan anak sekolah. jam 8 pagi. sudah sepi. Melody membersihkan warungnya. menutup sebentar. tak lupa memasang tulisan sedang sholat di pintu.
"eh Melody"
" mba Irma"Melody membuka warungnya kembali.mba Irma masuk. ia duduk di kursi panjang. sementara Melody menata jualan nya.
" Melody, apa kau ada bisnis baru. "
"ada mba. minggu depan aku mau jualan keripik. keripik singkong sama pisang"
" kau selalu banyak ide untuk jualan "
" aku juga harus mikir mba. buat masa depan Arya, Alam dan Bilal. nggak mungkin ku biarkan mereka tampa pendidikan "
"hatimu memang mulia Melody" kata mba Irma. " apa mau kau pasarkan secara online juga"
" iya mba. tapi aku mau lihat prosfeknya dulu. minggu pertama. "kata Melody" untung ada Arya. bisa menolong untuk delivery order sekitaran sini"
" iya. mba juga terbantu banget dengan jualan kamu. ada beberapa ibu arisan order tas sama jilbab "
" kayaknya aku mau buka toko deh" Melody tertawa.
" buka aja Melody. biar mba ikut memasarkan. "
" InsyaAllah mba. kalo ada rezeki "
" aamiin "
siang lepas zuhur, Arya datang naik sepeda mini. di keranjang depan ada rantang makan siang.
" rame ya kak"
" alhamdulillah "jawab Melody" udah sholat belum de"
" udah kak. tadi aku juga udah makan. baru kesini. " kata Arya. sambil menunggu Sofyan datang. Melody mengecek pelajaran sekolah Arya. membantu anak itu belajar.
" kalo nggak rame tidur aja nanti de. kakak mau belanja. stok kopi sama cup tinggal dikit. beli keperluan di proyek sama rumah sakit juga"
" iya kak. "
jam tiga, Sofyan datang bersama dua orang teman nya. lelaki dan perempuan.
"assalamualaikum"
"waalaikumsalam"
"de.kenalkan ini Ahmad sama Habibah. mereka anaknya mang Ucup. tukang sapu di panti"kata Sofyan.
" assalamualaikum kak. saya Ahmad. ini adik saya Habibah. kami mau minta kerja sama kak Melody. siapa tau ada"Ahmad mengulurkan tangannya.
"waalaikumsalam.saya Melody" Melody menangkup tangan di d**a. sambil tersenyum. Ahmad pun menangkup tangan di d**a. lalu menyalami Habibah.
"kalian sudah pada makan belum. " tanya Melody menatap mereka. Arya bergegas membuat teh di belakang Melody.
" belum de" jawab Sofyan. "biasa kakak masak nasi di sini. "
" iya kak. aku kan ada beli beras. ada telur juga. masak aja. "kata Melody. " yuk Ahmad sama Habibah. kita ngobrol di sana "
"iya kak"
"de nanti kak Sofyan ijin bicara ya"
"alah macam anggota DPR saja. pake ijin bicara" ejek Arya.
" iya kak. nanti ya"
Melody, Ahmad dan Habibah duduk didi lantai beralas tikar plastik. ada lemari kecil di sudut.
" jadi kalian mau kerja apa di sini. "
" apa saja kak. yang penting dapat uang buat bantu mak sama bapak " . jawab Ahmad.
" sebenarnya aku butuh satu orang buat antar orderan dan bantu kak Sofyan di sini. karena aku mau Arya fokus dengan hafalan nya. "kata Melody. " Arya "
"iya kak" Arya bergegas datang. "ada apa kak. "
" tadi bikin teh mana"tanya Melody.
" baru dikasih gula kak. belum ku aduk. "
" ya udah. aduk sana. nanti bawa sini. jangan lupa tuh kasih kak Sofyan juga"
" siap kak"
Arya balik lagi. lalu datang membawa teh manis satu ceret sedang.
" Arya. nanti kau ajari kak Ahmad mengantar orderan ya. kakak kasih waktu satu minggu. kau trening kak Ahmad sampai bisa"kata Melody.
" siap bos" Arya mengeluarkan buku kecil dan pulpen. mencatat apa yang di omong Melody.
" Ahmad
. nanti kamu belajar sama Arya. kamu catat alamat dan pesanan. setelah ok baru antar. nanti kamu ingat ingat nama tempat nya. toko apa sama siapa. catat nama perumahan nya. jalan apa. satu minggu harus sudah bisa"
" baik kak. "
" ada baiknya kamu punya catatan. biar tidak lupa."
" iya kak"
" kamu belajar juga cara menggoreng bakso. menyajikan cilok. "
" baik kak. "
" satu yang penting. jangan lupa sholat "
mereka mengangguk.
" Habibah nanti ikut aku ya. kita belanja buat jualan"kata Melody pada gadis berkerudung coklat itu.
" baik kak"gadis itu mengangguk malu malu.
" kak Sofyan katanya mau ngomong "
"iya de" Sofyan mendatangi Melody.
"ngomong aja kak. "
" de kayaknya kakak mau mandiri saja. boleh nggak kakak tinggal di warung ini. "
" loh sekolah kakak kan sedikit lagi. ada masalah kah di panti"
" nggak ada de. kakak hanya merasa waktu kakak banyak terbuang. kalo di ijinkan kakak mau tinggal di sini agar fokus belajar dan berjualan. UN dua bulan lagi. lulus nanti kakak mau 100%membantu mu. kakak juga ingin mengumpul duit de. " ujar Sofyan.
"tapi di sini nggak ada tempat tidur kak. keadaan nya pun serba terbatas. "
" nggak papa de. kakak bisa tidur di lantai. "
" ya sudah lah. terserah kakak ja. nanti ku pikirkan lagi gimana " ujar Melody.
lapas ashar Melody dan Habibah pergi belanja. saat azan magrib mereka pulang. setelah sholat magrib berjamaah, warung buka lagi.
" kak, aku mau jual mie instan juga. sama kopi. jadi kakak bisa buka sampai jam 10 malam. "
" iya de"
" aku udah belanja kopi mix. ada beberapa macam. kopi hitam juga. teh. s**u. sosis dan telur. yuk ku ajari kalian bikinnya. "
Melody mulai menyiapkan sayur, telu dan sosis. ia membuat dua mangkuk mie goreng dan tiga mangkuk mie rebus. dengan telur mata sapi dan sosis goreng bentuk bunga.
" ini satu porsi 10 rb kak. kalo mereka makan sama ngopi kasih harga 13rb saja. kalo ngopi saja 5rb.teh tetap 3rb."kata Melody.
"gampang bikinnya" kata Ahmad.
"iya gampang. Arya pun pandai. aku ingin kalian serba bisa. ya masak, ya bikin minum. ya antar order. nanti saatnya Ahmad bisa. kalian hanya berdua nanti di sini. Arya harus di rumah. dan Habibah ikut aku"
" gimana kalo Ahmad tinggal di sini juga de"
" terserah dia saja. nanti aku laporan sama pak RT dulu"kata Melody . " apa kakak sudah bicara dengan bu panti. "
" belum de"
" bicara saja dulu. pamit baik baik. dan Ahmad bila ingin tinggal di sini. ijin dulu dengan orang tuamu"
" baik de"
" baik kak"
malam itu mereka makan bersama. lalu pulang sama sama. Melody mengantar mereka ke panti.