Rasanya Menyenangkan

1062 Kata

Cukup lama kami bergeming dengan posisi Ken merengkuh tubuhku dan aku melingkarkan lenganku pada pinggangnya. Kami masih berdiri di samping jendela yang tertutup tirainya sambil menikmati irama detak jantung yang menggila. Aku tidak peduli jika Ken mendengar dengan jelas hentakan dadaku. Aku tidak peduli apa yang dia pikirkan sekarang. Yang aku tahu, aku ingin selamanya seperti ini. Menghidu aroma tubuhnya. Menyusup di antara lengannya. Pun merasa dikhawatirkan, walau ini semua hanya ilusi semata. “Mau ikut ke Sydney?” Aku terkekeh. Bisa begitu? “Lalu, aku akan menjadi gelandangan lagi. Sudah dapat dipastikan mereka akan memecatku. Padahal aku menyukai pekerjaanku sekarang. Aku suka dengan orang-orang di sekelilingku.” Ken mengusap rambutku. Dia mengecup puncak kepalaku perlahan. “Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN