The Day After Wedding

1129 Kata

"Ntan, sudah siang, bangun yuk?" Niko mengusap-ngusap lengan Intan dengan lembut. Kemudian dia mengecup kening perempuan yang dia nikahi kemarin sore. "Intan libur, Ma, libur salat, libur ngajar. Biarkan Intan tidur satu jam lagi." Intan menarik selimutnya hingga menutupi seluruh tubuh tidak terkecuali dengan kepalanya. Niko tersenyum melihat tingkah sang istri. Dia maklum, pasti bidadari yang sudah dia rindukan itu kelelahan akibat pertempuran semalam. Jangan salah, bukan pertempuran selayaknya pengantin baru. Mengupas cangkang kemudian membelah duren. Itu tidak terjadi sama sekali karena Intan sedang berhalangan. "Sayang, bangun! Aku laper," rajuk Niko, dia berusaha mengguncangkan tubuh Intan, "Gia udah nunggu, aku janji mau ajak jalan-jalan ke Wisdom. Waktuku gak banyak, Sayang. Ming

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN