Libur Again

1562 Kata

“Baiklah, setelah satu minggu penuh kalian ujian semester, sekarang tibalah waktunya kita pembagian raport.” Kata-kata inilah yang kami tunggu dari pagi, namun bel masuk kelas baru berbunyi setelah jam sepuluh pagi, lelah menunggu. Pengennya cepet pulang dan libur. “Ibuk akan sebutkan rangking satu sampai dengan tiga.” Lanjut Bu Esi wali kelas kami. “Dari rangking tiga dulu ya.” Bu Esi menjeda sejenak demi menatapku dalam. “Rangking tiga, Mouza Cantika Putri.” Bu Esi menatapku tajam. “Mouza maju kedepan!” nada perintah yang terdengar tidak mengenakkan. Aku maju ke depan masih dengan santai, sampai di dekat Bu Esi ia malah mencubit ku geeram. “Kenapa turun?” “Hehehe.” Aku hanya meringis tak berniat menjawab. “Kebanyakan main kelereng Bu, tempo hari aku ke kampungnya Mouza. Dia lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN