Episode 24

1379 Kata

Sesampainya di rumah Bianka langsung keluar dari mobil menaiki anak tangga menuju kamar, menghindar agar tidak bertemu dengan Bram yang berujung diintrogasi bisa makin panjang urusannya. Satria ikut berlari mengejar Bianka, mengkhawatirkan kondisinya. Ia membuka handle pintu perlahan, berdiri sejenak menatap Bianka yang kini tengah duduk di tepi ranjang dengan tangan terlipat di depan d**a, memalingkan wajah saat tatapannya bertemu dengan manik mata milik Satria. Satria melangkah kakinya menghampiri Bianka duduk di sebelahnya. Lagi-lagi Bianka membuang muka, Satria hanya bisa menghela napas. ''Kesel sama, aku?'' Satria memegang bahu Bianka membalik badannya hingga berhadapan. ''Pakai nanya. Ngapain, sih, misahin segala? Aku belum puas buat menghajar dia,'' ucap Bianka menggebu. ''Kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN