''Ya ingatlah. Kamu Satria Dirgantara anak pengusaha tambang bernama Dirga Dirgantara yang dijodohin sama, aku,'' papar Bianka yang masih setia berada diposisinya. Hanya dengkusan yang keluar dari Satria. ''Beneran kamu gak ingat? Coba ingat-ingat lagi, Bi.'' ''Udah ahgt Sat, aku ngantuk. Jangan main tebak-tebakan bilang, aja yang sebenarnya. Kalau gak mau bilang aku tinggal tidur nanti,'' ujar Bianka dengan mata mulai meredup. Satria mengubah posisinya menjadi duduk bersila, tetapi Bianka tak peduli ia masih berbaring berusaha memejamkan mata. ''Bi ....'' ''Apa sih manggil-manggil terus, ngantuk tau!'' ketusnya. ''Kamu beneran gak ingat aku, coba liat aku baik-baik?'' tanya Satria sekali lagi. Bianka pun mengangkat wajahnya memandang Satria sepintas, tapi ia tak mengingat apapun.

