Bab 24

1239 Kata

Bab 24Topeng Eva Kendra tersentak seketika. “Apa? Kejang-kejang? Bagaimana bisa?” “Saya juga tidak tau, pak. Dari pagi badan Non Bulan memang sudah agak panas. Panasnya meninggi ketika tengah hari tadi.” “Tapi Eva di rumah ‘kan?” “Tidak pak. Nyonya pergi dari pagi seperti biasa. Tadi ada seorang temannya yang menjemput.” Jemari Kendra langsung mengepal dan rahangnya mengencang. “Kemana lagi dia?” “Tidak tau, pak. Nyonya tidak mengatakan mau kemana. Tolong pak, pulang sekarang juga. Jangan lagi bertanya.” “I-iya. Aku pulang sekarang.” Dengan gerakan cepat, Kendra memasukan ponsel ke dalam saku baju dan mengambil kunci mobil. Setengah jam kemudian, dia sudah berada di rumah sakit. “Jadi Eva tidak mau mengurus Bulan?” tanya Laili dengan emosi tertahan setelah mendengar cerita Kendra.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN