Perisai Pelindung Manda

1056 Kata

Malam itu terasa begitu dingin, angin berhembus dengan kencang dari arah Timur. Senja datang menghampiri Amanda yang tengah duduk manis di depan tenda miliknya. "Kenapa tidak ikut dengan Marsha?" Senja bertanya kepada gadis cantik yang kini berada di hadapannya sedang memandang indahnya pemandangan langit malam yang menunjukkan hamparan bintang-bintang serta bulan purnama yang semakin menyempurnakan indahnya malam ini. Amanda yang mendengarnya itu segera tertawa kecil lalu berkata, "Bukankah aku hanya menjadi pengganggu di hubungan mereka? Mereka juga butuh kebersamaan." "Kamu benar, aku juga begitu," sahut Senja yang menghela nafasnya sejenak sambil menatap wajah gadis cantik yang telah membuatnya jatuh hati saat ini. Amanda sangat istimewa dalam hidup Senja saat ini. Tak lama kem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN