Selalu Ada Saja Pengganggu

1092 Kata

Keduanya mengayunkan langkahnya menuju kedai bakso yang dipenuhi oleh para pengunjung, Amanda duduk di sebelah Barat dari kedai tersebut. Sedangkan Senja, masih berbicara dengan salah satu pegawai kedai tersebut untuk memesan bakso serta minumannya. Tak lama kemudian, Senja pun mendatangi Amanda dan duduk berseberangan dengannya. Amanda yang saat itu sedang dilirik oleh Senja, enggan untuk menatap pria yang kini berada di hadapannya. Mereka berdua bahkan terlihat begitu canggung ketika berhadapan satu sama lain. Senja bahkan harus menahan rasa gugupnya yang kini sedang mendominasi dirinya. Pria itu bahkan tidak tahu harus memulai percakapan dengan Amanda dari mana. Sementara itu, Amanda tak begitu canggung, namun pandangannya masih kemana-mana dan enggan menatap Senja yang berada di had

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN