Senja rupanya telah melakukan sebuah pelanggaran karena dengan berani masuk ke dalam tenda milik regu putri. Dengan tegas, Senja menjawab, "Tidak mau! Aku melakukan ini karena ada yang sedang sakit, dan tidak ada temannya yang berjaga di dalam tenda! Apa aku harus membiarkan dia begitu saja?" Tak ingin kalah dari Sang Pembina, intonasi suara Senja pun seketika naik dua oktaf. Hal ini membuat Sang Pembina merasa benar dan menganggap Senja telah membangkang dari segala aturan yang dibuat sebelumnya. "Berani kamu melawan saya? Kamu akan mendapatkan hukuman saat ini juga!" Pembina yang tidak diketahui namanya tersebut berusaha menarik Senja dari tenda milik regu putri, pria itu masih berada di bagian dapur. "Lepas! Biarkan aku memasakkan makanan untuk dia! Amanda belum makan dari tadi pa

