TZT-25

1357 Kata

Erinna menatap nyalang ke arah Reyhan. Ia tak tahu, alasan pemuda itu membawanya ke taman sekolah. Jujur, ia merasa kesal pada Reyhan yang tiba-tiba menyeretnya pergi. Padahal, dirinya belum memberikan pelajaran pada Keenan yang telah berani menyentuh wajahnya. "Lo ngapain sih, bawa gue ke sini? Kalo nggak ada keperluan, gue mau cabut!" ujarnya pada Reyhan yang tengah mengotak-atik ponsel di tangannya. "Nih." Reyhan menunjukkan layar ponselnya pada Erinna. Membuat gadis itu membeku. Ia tak percaya, jika Sisi telah mengirimkan foto mereka kepada Maminya. Dan Tarissa meminta penjelasan keduanya. Sepulang sekolah, orangtua mereka memutuskan untuk bertemu dan membahas foto tersebut. "Anjim!! Si Sisi emang kurang ajar!" umpatnya. Erinna mengusap kasar rambutnya. Ia tak tahu, apa yang ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN