Chapter 70: The Uncle “Apa kau dengar sesuatu?” tanya seorang pria paruh baya pada pria yang begitu gagah dibalik baju zirahnya. “Tidak … ada berita apa sampai kau menggangguku?” Pria gagah itu menutup dokumen-dokumen yang harusnya dia periksa. Keberadaan adiknya membuat dia tidak bisa berkonsentrasi. Terlebih lagi jika sudah bertekad untuk mengatakan sesuatu, maka tidak ada yang bisa menghalanginya walau itu titah kerajaan sekalipun. “Benar kau tidak mendengarnya, Kak?” Mata pria itu berputar karena kesal, dia tidak suka hal yang bertele-tele. “Moscha, jangan sampai alat tulis ini melayang ke kepalamu.” Secara spontan pria yang dipanggil Moscha itu menutupi kepalanya, takut jika kakak keduanya itu benar-benar akan melemparkan benda itu ke kepalanya yang berharga. S

