Chapter 69: Rhaga’s Decision Udara malam itu cukup dingin, semua orang merapatkan tubuh mereka ke sumber api yang telah dibuat supaya udara dingin musim gugur ini tidak akan membuat mereka mati kedinginan. Rhaga memperhatikan semua orang yang kini telah menjadi bagian dalam perjalanannya. Sekali saja Rhaga tidak pernah membayangkan jika akan ada banyak orang yang terlibat dalam perjalanannya. Melihat jumlah orang-orang ini, Rhaga tidak bisa terus menggantu mereka dan menghindari pertanyaan ‘ke mana mereka akan pergi’ lagi. “Ehm.” Rhaga berdeham membersihkan saluran tenggorokannya. Semua orang tahu, ada sesuatu yang ingin disampaikan oleh Rhaga. Mereka kemudian memusatkan seluruh perhatian mereka pada Rhaga. “Aku ingin mengatakan sesuatu.” Benar-benar sesuai dengan dugaan

