Kara perlahan mengerjapkan matanya, kesadarannya mulai terkumpul kembali. Aneh, Kara merasa sangat hangat dan nyaman. Remang-remang Kara dapat melihat sinar lampu yang menyala terang. Tunggu, lampu? Kara berusaha membuka mata nya yang masih sangat berat. Kara bukan dijalanan, ini kamar. Kara menatap kanan dan kiri sekitarnya, dimana Kara sekarang, ini jelas bukan kamarnya, ruang ini dominan seperti kamar laki-laki. Laki-laki? Kara segera bangun dan mengecek pakaiannya sendiri, bola mata Kara membesar saat pakaian yang dipakainya kini, bukan miliknya. Kara ingat terakhir dirinya menggunakan dress, tapi kenapa sekarang Kara menggunakan kaos oblong dan--celana pendek? Kara berusaha mengingat kembali kejadian semalam. Ah Kara ingat, Yang yang bersamanya tadi malam adalah Valen, cowok usil i

