"PERMISI." Teriak Jino, didepan pintu apartemen Samuel. Sudah hampir sepuluh menit Jino berada disana, tapi tidak ada seorang pun yang menyahut dari dalam. "PERMISI SWETT-- Ekhem, tuan rumah keluar juga ternyata." Kikuk Jino, ketika yang membuka kan pintu adalah Samuel. Padahal harapannya tadi, adalah Kara. Samuel mengangkat satu alis nya, melihat kehadiaran salah satu bespren nya itu. "Ngapain lo disini?" Tanya Samuel, dengan nada malas. "Pegel juga kaki gue lama-lama berdiri." Keluh Jino, menatap Samuel, lalu berkedip. Samuel mendengus. "Masuk." "Dari tadi kek." Dengus balik Jino, melengos masuk melewati badan kekar Samuel. Melihat kesekeliling yang sepi, membuat Jino langsung bertanya-tanya dimana Sweety queennya. "Sweety qu-- Kara mana?" Tanya Jino, meralat ucapannya. Glek. Jino

