Barry menelungkupkan kepalanya di atas meja karena galau, memikirkan kejadian kemarin malam dengan Maghia. Padahal cuma ditinggal ke kamar mandi sebentar, tapi perempuan nggak sensitif itu malah ketiduran di kamarnya. Benar-benar deh, sikapnya nggak pernah berubah. Ngomongnya saja mau melakukan hal-hal yang dilakukan orang pacaran. Kenyataan zonk! Harris melipat tangannya bersandar di depan pintu ruangan yang terbuka menatap dengan iba, berpikir Barry pasti sangat terpukul, mengetahui kenyataan telah dibuang oleh wanita yang telah melahirkannya. Harris tidak bisa berkata apa-apa dan hanya terdiam menatap Barry. "Ahh! b******k!" Tiba-tiba Barry mengangkat kepalanya sambil memukul meja dengan keras. Memikirkan sikap Maghia aja bikin kesal, apalagi menghadapi dia langsung. Sebenarnya dia d

