"Kenapa kau diam saja? Kenapa kau menghubungi istriku? Jawab!" "Aku ayah Rose. Di depan rumahku, ada Rayyen yang tergeletak pingsan. Jemputlah!" Pria setengah baya ini benar-benar tega. Bukannya membawa Rayyen ke rumah sakit sesuai janjinya dengan Rose. Tapi, sekarang justru meminta Flora untuk menjemputnya. Entah di mana hati nuraninya. "Hei, Paman! Ada apa denganmu? Bukankah Rayyen itu menantumu? Kenapa tidak kau bawa masuk atau bawa ke rumah sakit saja? Kenapa kau justru meminta istriku untuk menjemputnya?" tanya Zavier tidak habis pikir dengan sikap Baskoro. "Tidak usah banyak tanya. Jemput sekarang atau pria tidak tahu diuntung itu akan mati kedinginan." Sebenarnya Baskoro tidak bermaksud melakukan hal itu. Hanya saja, ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Seperseki

