Chapter SP 12

1017 Kata

"Jadi, bukan Papa yang melarangku masuk melainkan Rose sendiri?" batin Rayyen mendengar pengakuan istrinya. Ternyata, selama ini ia sudah salah sangka. Meskipun sebenarnya memang ada kesepakatan di balik semua itu. Sebelumnya Rose memang belum siap bertemu dengan Rayyen. Namun, ia dan sang ayah memiliki sebuah kesepakatan yang mengerikan. Karena terpaksa, Rose menerima kesepakatan itu. Entah kesepakatan apa yang telah mereka buat. "Maaf, karena aku sudah membuat luka yang begitu dalam untukmu. Tapi aku janji, aku tidak akan pernah mengulanginya lagi. Aku akan mengutamakan keluargaku di atas segalanya." Rayyen masih berusaha mendapatkan maaf dari Rose. Rose mengusap pipinya kasar dan berkata, "Aku rasa sudah cukup, Ray. Lebih baik kau pulang sebelum Papa tahu kau ada di sini." Jika Ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN