Zhafif merebahkan tubuhnya di atas kasur sambil menghela nafas. Hari ini adalah yang sangat berat baginya. Perseteruannya dengan Zakiya akhirnya mencampai titik dimana seorang Zhafif tidak bisa menahannya lagi. Cinta ternyata memang tak mudah, pantas saja banyak lagu dan cerita tentang cinta yang tak indah. Ternyata memang tidak sesederhana itu untuk menyatukan dua hati yang berbeda. Zhafif memejamkan matanya, lelah. Ia sudah melewati hari yang sedikit buruk. Namun, seburuk apapun hari ini, ada satu hal yang ia syukuri. Hubungannya dengan Zalia kembali membaik, walau ia masih tidak tahu alasan wanita itu membeli restorannya dengan harga lima kali lipat. Zhafif kemudian bangun dari tidurnya, ia menatap sekelilingnya dengan perasaan campur aduk. Remaja lelaki itu baru saja menyewa apart

