Ternyata wisata kuliner saat malam hari tidak terlalu buruk seperti yang Zakiya pikirkan. Wanita itu bisa mendapatkan ketenangan sekaligus keceriaan yang ia mau. Tidak harus menunggu terlalu lama untuk mendapatkan apa yang ia mau. Walau tidak banyak penjual makanan yang masih buka seperti awal malam. Tapi, ini sudah cukup. Semua makanan yang mereka mau, masih menjajakan dagangannya. Seperti sekarang, Zakiya tengah memakan sate padangnya dengan beralaskan daun pisang dengan piring di bawahnya. Darimana mereka mendapatkan piring? Tentu saja itu ide Zhafif yang membawa piring plastik dari rumah. Zac sendiri anteng di bangku belakang sambil mengunyah martabak telor dengan nikmat. Bocah itu tidak memperdulikan apapun lagi. Makan adalah utama. Zhafif sendiri mengalungkan plastik berisi goreng

