Zhafif tersenyum lebar ketika melihat restoran yang berada di depannya begitu ramai. Ada beberapa karangan bunga yang ia yakini kiriman dari kenalan Petra. Tepat hari ini, pembukaan restoran cepat saji milik Zhafif dan Petra diadakan. Keduanya sekarang tengah berdiri di depan restoran milik mereka yang baru saja melakukan aksi potong pita beberapa menit yang lalu. Akhirnya hasil dari kerja keras mereka berdua, diskusi sana-sini, pusing bersama, tertawa bersama, membuahkan hasil yang membuat mereka sangat puas. Keduanya berharap dengan adanya restoran ini, mereka bisa menyerap lebih banyak lapangan pekerja serta menambah kuat ikatan pertemanan mereka. “Wih, gila! Keren banget temen gue!” “Kayak gini aja baru diakuin temen,” sunggut Petra ketika mendengar seruan Lita yang baru datang ber

