-- Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga memberi jaminan. Risiko apapun yang diderita perempuan ketika hamil, terutama yang mengancam kematian, akan dinilai sebagai syahid. Dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjenguknya ketika Ubadah sedang sakit. Di sela-sela itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “ Tahukah kalian, siapa orang yang mati syahid di kalangan umatku?” Ubadah menjawab: ‘Ya Rasulullah, merekalah orang yang sabar yang selalu mengharap pahala dari musibahnya.’ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengarahkan, “Berarti orang yang mati syahid di kalangan umatku cuma sedikit. Orang yang mati berjihad di jalan Allah, syahid, orang yang mati karena Tha’un, syahid. Orang yang mati tenggelam, syahid. Orang

