"Gimana Ma? Mereka belum sadar?" pertanyaanku dibalas gelengan, aku mendudukan diri disofa. Sudah 3 hari berlalu tetapi Aila belum juga ditemukan, Melisya dan ibunya sudah ditemukan, mereka berdua saat ini belum sadar sama sekali sejak ditemukan tak sadar diri. Aku tidak tau yeparnya dimana karena yang tau detailnya adalah Mama. Aku sudah mencoba segala cara, malahan saat ini polisi sudah turun tangan. Satpam rumah kami kini dalam proses pencarian juga karena takutnya dialah tersangka dari semua kejadian ini. Harapanku saat ini adalah Melisya, berusaha mengambil informasi darinya tetapi mana bisa aku bertanya sedangkan mereka belum sadar sama sekali. Aku menatap nanar kumpulan cadar Aila yang tertata rapi, istriku itu memang memilih menyimpan sabagian cadarnya disana untuk berjaga-jaga

