Bab 48 - flashback (Gilang)

2084 Kata

Setelah menutup pintu mobil aku berlari masuk kedalam pekarangan rumah tanpa peduli apakah mobil sudah terparkir dengan baik atau tidak. Melewati pagar, mataku mengedar mencari perempuan bercadar yang tadinya masih sibuk berbicara denganku di telepon tetapi tiba-tiba saja sambungannya terputus tanpa kejelasan. Aku juga mencoba mencari Melisya dan ibunya tetapi tidak ada siapapun disini. Kakiku melangkah mendekati pos satpam tetapi didalam sana juga kosong. Tiba-tiba saja pikiran negatif datang bagaimana jika mereka melakukan sesuatu pada Aila? Padahal tadi aku masih berbincang hangat dengannya lalu dimana Aila? Dimana satpam penjaga disini? Dimana Melisya dan ibunya yang katanya datang kerumah? Aku duduk dikursi terus kemudian menunduk, menatap nanar lantai bawah sana. Pikiranku bena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN