Ekstra Part : Tentang Pinka

1709 Kata

    Pinka mengamati pantulan wajahnya di cermin. Bibirnya membentuk senyum lebar yang membuat kecantikannya bertambah.     “Awas aja ya, gue udah cantik gini masih belum nembak juga,” katanya menunjuk ke arah cermin.      Siang ini dirinya akan bertemu dengan Revan, kakak tiri Lula. Revan bilang dia akan mengajak Pinka jalan-jalan ke manapun yang Pinka mau. Pinka sudah cukup senang Revan mau meluangkan waktunya untuk datang ke Jakarta menemuinya. Dan bisa jalan berdua dengan Revan adalah bonus baginya.      Setelah selesai bersiap-siap, Pinka langsung meninggalkan kamar untuk menuju teras rumah. Ia berniat menunggu Revan di sana.      Tadi Revan sudah mengabari Pinka jika dia sedang dalam perjalanan menuju rumah Pinka. Dan katanya juga sudah dekat. Revan bilang beberapa menit lagi samp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN