BAB 1
EPISODE. 1
# Tragedi
"April ayah sudah tidak sanggup menahan lagi nak ayah harap kamu akan menerima permintaan terakhir ayah " ucap pria paruh baya dengan suara serak menahan sakit
" jangan berkata seperti itu yah , ayah pasti bisa " jawab April mencoba menguatkan ayahnya
air mata April terus keluar membasahi pipi putih Aprilia , mata Aprilia lebam karna menangis sedangkan Bagas lelaki yang berada di samping ayahnya merasa iba dan tak bisa berbuat apa apa
" maafkan saya pak , saya tidak bisa melakukan apapun untuk anda saya hanya bisa membantu sampai sini " tukas lelaki itu dan hendak berpamitan pada ayah Aprilia
" tunggu nak " ucap ayah Mira menghentikan niat Bagas untuk pergi
" April ayah mohon nak turutilah permintaan terakhir ayah ,menikahlah dengan nak Bagas "
Aprilia kaget dengan permintaan ayahnya bagaimana tidak bahkan Aprilia tidak mengenal Bagas samasekali , ini kali pertama Aprilia bertemu dengan Bagas
" Aprilia ayah tidak akan menjerumuskan mu ke dalam lubang hitam nak , nak Bagas ini adalah anak yang baik dan bertanggung jawab walaupun dia bukan anak pengusaha kaya tapi ayah yakin dengan pilihan ayah kali ini "
" baiklah yah April akan turuti ke inginkan ayah tapi ayah harus kuat " jawab April menahan airmatnya
" Bagas kamu masukan nak menikahi putri bapak ? " tanya ayah Mira pada Bagas yang dari tadi binggung mendengar permintaan ayah April
" Iya "Bagas menganggukkan kepalanya , sebenarnya ia kaget mendengar permintaan ayah April tapi Bagas tetap mengiyakan permintaan sahabat lama ayahnya yang pernah membantunya saat ia berada di situasi sulit , ya itung itung balas Budi juga