Bab 17

977 Kata

Alea POV Sudah 2 minggu lamanya aku dan Keano sama-sama diam dan hanya saling mengalihkan pandangan saat bertemu. Entah kenapa sikapnya menjadi berbeda dan cuek ah atau lebih tepatnya dia menjadi lebih dingin dan tertutup. Apalagi saat berpapasan denganku dia hanya melontarkan senyum tipis, yang dulu bahkan tidak pernah ia tujukkan kepadaku. Aku tahu dan aku sadar bahwa yang membuat ini terasa sulit itu adalah aku. Kalau saja aku mau berbicara langsung kepada Keano pasti ini tidak akan terjadi. Jujur aku sangat merindukan sosok hangat itu. Tepukan pelan dipundakku membuat diriku menolehkan kepala menjadi menatap kearah Tere yang nampak memperlihatkan raut wajah bingung. Melihat itu aku menjadi teringat ucapan sahabatku ini. 'Kalau lo sampai suka sama Keano dan kemudian nangis gara-g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN