Bab 18

2528 Kata

Alea sejak tadi tidak berhenti-berhentinya menatap Keano yang ada di depannya dengan pandangan bingung dan sekaligus kaget. "Lo--" ucapan Alea terhenti saat Keano menyelanya. "Maafin gue ya." "Ha?" Alea menatap Keano dengan tampang melongonya.  "Iya maafin gue karena udah ngegantungin hubungan kita." tutur Keano sambil memegang pundak Alea dan menghadapkan tubuh gadis itu menjadi sedikit medongakkan kepalanya. "Baru nyadar," cibir Alea. Bukannya marah, Keano justru dibuat gemas dengan tingkah Alea. "Sini peluk dulu." dengan pelan Keano menarik tangan Alea dengan lembut menjadi kedalam pelukan laki-laki itu. "Obat nyamuk dah," cibir Tere. "Heh lo berdua, keluar sana! Ini kelas dipakek sebentar." usir Anta kepada kedua orang yang asik menatap keromantisan yang diciptakan oleh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN