Di kursi belakang kami, terlihat Mas Azzam dan Caca yang sudah tertidur. Caca menyandarkan kepalanya di d**a Mas Azzam. Mereka tidur saling berpelukan. “Ckckck. Romantis bener ya Mbak.” “Iya. Aku jadi ngiri?” “Aku juga jadi kangen sama Umi.” Aku melirik Azmi. “Apa hubungannya?” “Kalau ada Umi, aku bisa meluk Umi dan tertidur. Habis Abah sama Mas Azzam gak pernah mau kupeluk kalau tidur bareng,” ucap Azmi polos. Astaga. Mataku terbelalak, mulutku melongo. Ampun dah, lupa aku kalau di sampingku ini masih ABG polos. Aku dan Azmi kembali duduk. Keheningan menyelimuti pesawat karena hampir semua penumpang sudah tertidur. Aku dan Azmi pun lama kelamaan tertidur. Azmi menyandarkan kepalanya pada bahuku. Dia duduk di dekat jendela. Aku tak bisa tidur namun lama-kelamaan mengantuk juga dan

