Kagum Dalam Diam-12

2404 Kata

Selama setengah jam, aku mengajar dan memberikan arahan. Selanjutnya aku memberi tugas para santri untuk menghafal lanjutan kitab yang aku ajarkan dan segera menuju ke gazebo tempat Mbak Nida berada. Sampai di sana, tiba-tiba aku mendapati sesuatu yang begitu mengagetkan. Tubuhku tercekat. Aku mematung. Tatapan itu begitu terlihat terluka, sedih dan penuh kerinduan. Aku selama ini sebenarnya menyadari tetapi berusaha menghilangkan pikiran buruk itu. Tetapi kini aku yakin, dugaanku selama ini tidak salah. Mbak Nida jatuh cinta kepada Mas Azzam. Aku bisa melihat tatapan Mbak Nida tak bisa lepas dari Mas Azzam yang sedang bermain dengan ketiga jagoannya. Tatapan Mbak Nida penuh cinta dan penuh damba. Ya Tuhan, lelucon apa ini? Jadi selama ini bukan Gus Ghaufar yang membuat kakakku tak bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN