Bab 12. Jandaku Pergi Membawa Candu

1210 Kata

Keesokan paginya, dengan langkah terburu-buru, Winona keluar dari hotel bandara yang menjadi tempat persembunyiannya semalam. Sebuah taksi yang sudah dia pesan melalui resepsionis telah menunggu di lobi. Winona menggenggam erat sling bag pemberian Ragahdo. Sling bag itu berisi dokumen-dokumen penting dan ponsel. Sebuah kecerobohan dari sang mantan suami yang sangat dia syukuri. Itulah kenapa dia bisa nekat pulang sendiri ke Indonesia. "Ke bandara!" ucapnya saat pintu taksi dibuka oleh seorang pria dengan topi yang menutupi sebagian wajahnya. Namun, begitu Winona masuk dan duduk di kursi belakang, pintu taksi terkunci secara otomatis. Sebelum dia sempat bereaksi, sebuah lengan kokoh melingkari lehernya dari arah belakang kursi, dan sebuah kain beraroma kimia yang tajam membekap mulut dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN