Menyadari Erwin masih berada di dalam kamar mandi, dengan cepat Mayang mengganti pakaiannya dengan dress yang cukup panjang tetapi tidak sampai menyentuh lantai. Dia ingin terlihat sempurna walaupun dia tahu dirinya bukan siapa-siapa apabila dibandingkan dengan model yang bekerja di YKC. Dari balik pintu kamar mandi, Mayang mendengar suara Erwin yang bernyanyi. Senyum terlihat di bibirnya karena tiba-tiba dia teringat bagaimana Erwin dulu bernyanyi sambil bermain gitar dengan mata yang tidak pernah meninggalkan dirinya. Sudah berapa lama waktu berlalu dan Mayang masih mengingat dengan jelas ketika dirinya diajak secara paksa ke rumah Aris untuk melihat mereka latihan band. “Aku ingin tahu apa yang ada di dalam otakmu saat ini. Apakah ada aku di dalamnya?” Suara Erwin terdengar dari bal

