MPL - Chapter 74

1740 Kata

“Kalau gitu, setelah kita foto keluarga. Kita makan dulu di resto. Bim, sudah reservasi meja?” Fikri kini memulai pembicaraan pada keluarganya.                Di akhir kalimatnya ia menoleh pada Bimo yang berdiri tepat di belakang Arik. “Sudah Tuan besar.” Jawab Bimo mantab. “Baiklah,” kata Fikri yang kemudian mengajak keluarganya untuk pergi dari sana menuju studio foto yang sudah mereka booking di salah satu mall dan santap sore bersama.                Karna acara wisuda itu selesainya hampir sore jadilah mereka akhirnya menyebutnya santap sore. Bukan lagi menjadi santap siang, hehehe ... begitu mereka tiba di lobby hotel, seorang gadis dengan tubuh tinggi semampai datang seorang diri dengan wajah yang sudah dihias make up dan memakai dress kekinian, menghampiri mereka. “Arik!”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN