Bab 40

1586 Kata

Setelah pertemuan panjang bersama investor dari Tokyo selesai, Kenzo berdiri dengan sikap yang selalu mengintimidasi—tegak dan tak tergoyahkan, meski sebenarnya dadanya terasa sesak. Rapat itu berjalan lancar, semua proposal disetujui, dan investor tampak puas. Namun, ada sesuatu yang mengganggu pikirannya sejak tadi, seperti duri kecil yang menusuk perlahan tapi pasti. Dan tepat saat ia hendak kembali ke ruangannya, Hans, asisten kepercayaannya, datang menghampiri dengan langkah cepat. “Tuan Kenzo,” panggil Hans dengan suara datar namun tegas. Kenzo menoleh. “Apa?” Hans mendekatkan tubuhnya sedikit, lalu berbicara pelan namun jelas, “Tuan Oscar sudah berangkat ke luar kemarin untuk mengurus proyek ekspansi lahan restoran yang awalnya akan Anda tangani sendiri.” Sejenak, dunia terasa h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN