Bab 49

1151 Kata

Eleanor berdiri kaku. Matanya tak bisa lepas dari sosok pria tinggi itu yang kini berjalan perlahan melewatinya, tanpa menjelaskan maksud dari kalimatnya barusan. “Jangan kunci pintu kamarmu malam ini.” Apa maksudnya? Eleanor tak mengerti. Atau mungkin, ia terlalu takut untuk benar-benar mengerti. Kenzo tak menoleh ke belakang, hanya melangkah tenang menyusuri lorong dalam mansion yang mulai kembali sunyi. Lampu-lampu gantung yang menyala remang menciptakan bayangan panjang tubuhnya di lantai. Sementara Eleanor tetap berdiri di tempat, jantungnya berdebar begitu kencang hingga ia merasa dadanya sesak. Tubuhnya baru bergerak saat suara sepatu Kenzo tak lagi terdengar. Ia buru-buru melangkah menuju kamarnya. Namun bukan rasa lelah yang memenuhi tubuhnya, melainkan gejolak emosi yang tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN