Arisan

1479 Kata

Nana menepikan mobilnya, dan membuka kaca jendela mobilnya. Dengan ramah dia menyapa ibu-ibu komplek yang kebanyakan kaum ekspatriat atau penduduk lokal yang mengelola villa. "Mbok Ruli, ada apa ini? Tumben kumpul-kumpul." Nana tersenyum ramah pada mereka. "Eh Mbok Nana! Kapan pulang? Ini lho ada Bli Kadek." Mbok Ruli, wanita asli Bali itu membalas sapaan Nana dengan tak kalah ramah. "Bawa bunga dia?" Nana kembali bertanya. "Iya Mbok Gek. Borong sini, ada anggrek dan anthurium ini!" Mbok Ruli menunjukkan satu pot bunga berisi bunga anggrek yang belum mekar. "Sebentar saya parkir mobil dulu." Nana menutup kaca jendela mobilnya dan perlahan-lahan memundurkan mobil mengambil posisi yang tepat untuk memarkirkan mobilnya di pelataran terbuka di depan villanya. Setelah turun dari mobilnya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN