Dari Siapa?

1147 Kata

Bab 26 Aku tertawa kecil. “Setuju-setuju aja. Setuju banget malah. Doanya semoga Kak Iyan bisa sabar ngadepin tingkah dan sifatnya Mbak Yuni yang lebih banyak menjengkelkan ketimbang menyenangkan itu.” Kak El ikut tertawa. Lalu, kami sama-sama menikmati pemandangan indah di depan sana. Air jernih dengan bunga teratai di tengah begitu menyegarkan mata. Ditambah berbagai tanaman bunga yang berada di pinggiran. Sungguh, keindahan yang menakjubkan sekaligus menuai kerinduan. “Doa itu juga bukan ditujukan buat Mbak Yuni aja, tapi buatku sendiri juga. Aku berdoa, semoga setelah Kak El resmi menjadi suami, makin diluaskan kesabarannya menghadapi segala sifat dan sikapku yang bisa aja di luar dugaan.” Aku berkata lagi, meski dengan deburan ombak di jantung. Namun, beruntung, kali ini lebih bis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN