Part 49

2206 Kata

**** Danen terus menatap wanita yang tertidur di sampingnya. Bulu mata lentik , hidung mungil dan bibir kecil serta penuh. Semuanya terlihat cantik dan sempurna di mata Danen. Wajah itu juga yang selalu membuat Danen pusing dan masuk kedalam pikiran Danen. Wanita yang mengandung darah dagingnya. Aludra. Namun rasa bersalah masih menggerogoti hati Danen. Danen memajukan wajahnya dan mengecup dahi Aludra sejenak. Sayangnya gerakan itu justru membuat Aludra menggeliat dan kedua matanya terbuka. Aludra menatapnya dengan dahi yang berkerut. Memandangnya dalam yang direspon dengan senyum kecil di bibir Danen. "Mau jalan jalan?" Tawar Danen. "Dengan Black?" "Tidak bagus untuk kandunganmu jika berkuda terlalu sering." "Kemarin itu berkuda pertama kali saat aku hamil, Danen. Kenapa kau suda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN